Info Sepakbola Indonesia

Senin, 04 Juli 2011

SAD INDONESIA “From Uruguay to World”


Sociedad Anonima Deportiva yang biasa di singkat SAD adalah sebuah program pembinaan yang dilakukan PSSI dengan mengirimkan para pemain mudanya untuk berguru ke Uruguay, pada dasarnya program ini hampir sama dengan proyek Primavera di era 90an dulu, hanya tempatnya saja yang berbeda, jika primavera berguru ke Italia, kini SAD berguru ke amerika latin, tepatnya di negaranya Diego Forlan yakni Uruguay.
 Hingga saat ini sudah hampir 4 tahun sejak pertama kali di kirim pada tahun 2008 lalu kita berguru disana, berlatih disana, dan berkompetisi disana. Tiga tahun pertama hanya 1 tim yang dikirim ke Uruguay, yakni angkatan syamsir alam cs, dan di tahun ke empat ini indonesia mengirimkan 2 tim untuk bekompetisi disana, yakni SAD U-17 yang berkompetisi Quinta Division dan SAD U-19 yang berkompetisi di Quarta Division.
SAD U-19 adalah angkatan pertama tahun 2008 dahulu yang sudah mengalami beberapa perombakan setiap tahunnya, sedangkan SAD U-17 adalah angkatan baru yang dijaring melalui seleksi di beberapa daerah yang dilakukan langsung oleh coach Cesar Payovich yang ditambah beberapa pemain Timnas U-16 yang berlaga di Piala Asia U-16 di Uzbekistan 2010 lalu.
Ketika kita bicara hasil, tentu yang diharapkan adalah yang terbaik, dan yang terbaik adalah juara dalam sebuah kompetisi, lalu bagaimana dengan hasil SAD selama ini? Memang selama 4 tahun ini SAD belum pernah meraih gelar juara di ajang yang di ikuti, prestasi terbaik SAD selama ini adalah ketika musim lalu menduduki posisi runner up di Torneo de honor, apa itu Torneo de Honor?
Torneo de honor bisa dikatakan kompetisi junior kasta kedua setelah Campeonato Uruguayo, tim-tim yang menduduki peringkat 1-3 di Quinta/Quarta berhak mengikuti Campeonato, sedangkan peringkat empat kebawah dalam Quinta/Quarta berhak mengikuti Torneo de Honor.
Memasuki tahun keempat ini SAD sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan baik secara tim maupun secara individu, secara tim bisa kita lihat dari banyaknya kemenangan yang di raih SAD musim ini, hingga pekan ketiga Torneo de Honor SAD U-19 berhasil meraih poin sempurna 9 poin dari tiga kali kemenangan, begitu juga SAD U-17 yang berhasil meraih 6 poin dari 3 pertandingan.
Hal ini bisa dikatakan bagus karena ini adalah tahun pertama mereka di Uruguay, bahkan ada beberapa pemain yang baru mencicipi bagaimana rasanya hidup di luar Indonesia.
Secara individu bisa kita lihat mulai musim ini ada 2 punggawa SAD yang di pinjam oleh tim besar Uruguay, Penarol FC, mereka adalah Syamsir Alam dan Zaenal Haq, selain itu mulai bulan juli 2011 ini ada 3 pemain SAD yang akan memulai kompetisinya di Belgia, dengan membela RSC Vise, club divisi II Belgia yang menempati posisi ke 5 musim lalu, mereka adalah Yandi Sofyan Munawar, Yericho Christiantoko, dan Alvin Ismail Tuassalamony. Maka sudah ada 5 pemain angkatan pertama yang telah “laku” jual di pasar club dunia.
Tidak berhenti disitu bahkan dikabarkan masih ada 8 pemain lagi yang sedang dipantau tim-tim amerika latin seperti yang dikatakan pelatih SAD “ Ada sekitar delapan pemain yang diincar klub dari Uruguay, Paraguay dan Chile. Kita lihat saja perkembangannya nanti,” ungkap Cesar, saat membawa SAD Indonesia pulang ke Jakarta, November  tahun lalu.
Menarik untuk melihat kiprah mereka di kompetisi yang sesungguhnya yakni  ajang AFF U-19 pada tanggal 10-20 september dan juga di Pra Piala Asia U-19 mulai 31 Oktober – 8 November, apakah mereka bisa bersaing dengan lawan mereka di grupnya dan lolos ke Piala Asia U-19 2012? atau sama seperti tahun lalu yang gagal di kandang sendiri kendati menimbulkan banyak pujian atas keindahan permainannya? Kita nantikan saja, semoga kabar baik yang menghampiri kita nantinya.......
Amiiinnn.......

Salam hangat dari pecinta sepakbola Indonesia
Aldi Yoga Pratama, email : Kick_aldy90@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar